Tuesday, November 29, 2016

Inspirasi 60 Tahun Astra



60 Tahun Astra, Segenggam Cerita
dan Inspirasi Untuk Negeri




Selama 60 tahun, Astra telah memberikan warna untuk Indonesia. Perusahaan holding yang kini mempunyai hampir 220 ribu karyawan dan 200 anak perusahaan telah menjadi perusahaan besar yang patut diperhitungkan di negeri ini. Bahkan, banyak hal yang telah dilakukan oleh Astra dan memberikan inspirasi demi kemajuan bangsa. Namun, perjalanan panjang perusahaan yang kini menggurita bukanlah seperti membalikkan telapak tangan. Penuh jalan yang menanjak ke bukit dan turunan di lembah yang susah untuk dilewati.
      Astra menyadari bahwa tidak ada perusahaan di manapun yang kebal rintangan untuk mengimbangi kemajuan jaman. Karena, kemajuan jaman menuntut perusahaan untuk menjadi bunglon yang bisa beradaptasi dalam situasi apapun. Bahkan, menurut Prijono Sugiarto menyatakan bahwa dengan bekerja sekuat tenaga dan tidak banyak mengeluh maka kondisi perusahaan akan menjadi kuat terhadap masalah dan tantangan. Oleh sebab itu, perlunya adaptasi untuk melakukan apapun saat sekarang. Yang menarik adalah apa yang dikatakan oleh Yohanes Nangoi  Presiden Direktur PT. Isuzu Motor Indonesia tahun 2000-2016 bahwa seseorang harus tekun untuk menjalani proses. Karena kecerdasan tidaklah cukup untuk menjalani sebuah tindakan.     




Prijono Sugiarto Presiden Direktur PT Astra International Tbk. 
(Sumber: Astra/twitter)


Perusahaan juga memerlukan budaya perusahaan yang baik agar setiap karyawan yang ada bisa melakukan sebagai sebuah kebiasaan. Di perusahaan Astra terkenal dengan tradisi Genba, sebuah tradisi yang memberikan ruang komunikasi di internal perusahaan. Di mana, setiap karyawan Grup Astra bisa saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Ini akan menjalin keterikatan dan saling mengenal antar karyawan baik di tingkat manajemen bawah maupun manajemen atas. Dengan demikian bisa menimbulkan sikap saling memahami dan kegotongroyongan dalam menjalankan perusahaan.  




Tradisi Genba di lingkungan Grup Astra (Sumber: Astra/twitter)


***
Perusahaan di Astra Group yang mudah dikenal masyarakat luas adalah yang bergerak di bidang otomotif. Kita mengenal produk-produk Astra seperti sepeda motor Honda, mobil Daihatsu, mobil Toyota dan lain-lain. Tentunya, saat kita memiliki salah satu dari produk tersebut, hal yang paling dibutuhkan adalah keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Faktor kendaraan dan manusia sangat menentukan keselamatan berkendara. Oleh sebab itu, perlu adanya desain produk otomotif yang menyokong untuk dipakai di jalan raya. 
Perlu diketahui bahwa Astra merupakan pelopor perusahaan yang mengembangkan security yang aman dan well-organized di Indonesia. Astra menyadari bahwa faktor keselamatan datang bukan hanya dari produk otomotifnya, tetapi perlunya kesadaran masyarakat dalam berlalulintas. Itulah sebabnya Astra selalu aktif dalam mengembangkan budaya aman berlalulintas. Astra bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan pemahaman tentang budaya lalu lintas yang baik. Melalui dialog interaktif atau pertemuan tentang budaya aman berlalulintas akan memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat tentang arti pentingnya memakai kendaraan yang benar di jalan raya.



Astra membangun kesadaran berlalulintas yang baik 
(Sumber: www.astra.co.id)


Astra bukan hanya berkontribusi terhadap masyarakat yang berhubungan dengan produk yang ditawarkan. Tetapi, Astra juga berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai hal. Lantas apa kontribusi nyata Astra terhadap negeri? Seberapa jauhkah? Sebuah pertanyaan mendasar yang mungkin dilontarkan pihak lain untuk meyakinkan bahwa apakah Astra benar-benar bermanfaat bagi orang lain. Kenyataannya,  Astra telah lama memberikan kontribusi yang luar biasa kepada negeri  ini. Karena, kontribusi Astra merupakan wujud nyata dari falsafah perusahaan yang tertuang dalam butir pertama Catur Dharma, yakni menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.  
   

 Kontribusi Astra, segenggam cerita yang penuh inspirasi 
(Sumber: Astra/twitter)


Banyak hal yang telah dilakukan Astra demi bangsa dan negara. Membantu masyarakat yang terkena musibah di berbagai daerah yang sedang dilanda musibah merupakan bagian dari program Satu Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) yang gencar dilakukan. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah mampu memberikan senyum indah saat menerima cobaan hidup. 
Lanjut, Astra juga peduli pada pendidikan anak-anak Indonesia. Dengan program Beasiswa Astra maka anak-anak Indonesia bisa menimba ilmu di sekolah tinggi jaringan Astra Group. Pemberian beasiswa untuk belajar di Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) merupakan kontribusi Astra guna mencerdaskan bangsa.   



Kepedulian Astra di bidang pendidikan melalui pemberian 
beasiswa (Sumber: www.astra.co.id)

Sebagai informasi, Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) telah meluluskan kurang lebih 3.125 ahli madya dari 24 provinsi, Berbagai group Astra yang telah memberikan bantuan biaya pendidikan di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk., PT United Tractors Tbk., Yayasan Astra Honda Motor, PT Daya Adicipta Motora, Yayasan Toyota Astra Motor dan Yayasan Amaliyah Astra. Ini menunjukan konsistensi dan komitmen Astra yang diwakili oleh Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) turut berperan aktif membangun sumber daya manusia melalui Polman Astra, khususnya di bidang teknologi manufaktur secara luas.
Bukan hanya di bidang pendidikan, Astra juga peduli di bidang kesehatan. Hal yang dilakukan adalah mengoperasionalkan Mokesa (Mobil Kesehatan Astra). Menurut Dokter Neny Nur’aeni yang menjadi petugas Mokesa menyatakan bahwa Mokesa adalah salah satu bentuk pengabdian Astra kepada masyarakat di bidang kesehatan. Astra menyadari betul bahwa pelayanan kesehatan yang baik merupakan dambaan setiap masyarakat Indonesia.
Di bidang lingkungan, kepedulian Astra juga patut diacungi jempol. Apalagi, menanggapi berbagai isu lingkungan yang kian gencar saat ini. Global Warming (pemanasan global) masih menjadi isu lingkungan yang luar biasa. Melihat kenyataan tersebut,  PT Astra International Tbk pada tanggal 3 November 2016 telah meluncurkan Astra Green Energy Summit untuk pertama kalinya. Acara ini  sebagai wujud nyata dalam melaksanakan konservasi energi di lingkungan perusahaan Grup Astra guna mendukung komitmen Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Paris (Conference of the Parties/COP21) tahun 2015. 

 Kontribusi nyata Astra di bidang lingkungan 
(Sumber: www.astra.co.id)


Menurut Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto menyatakan bahwa dengan adanya program Astra Green Energy Summit maka dapat memberikan inspirasi kepada semua pihak untuk melakukan konservasi energi. Melalui Polman Astra, Astra telah mengembangkan 4 prototipe produk efisiensi energi dan energi terbarukan. Salah satu dari produk tersebut adalah Machine Learning Based Smart Energy Monitoring System.
Tindakan lain yang dilakukan sebagai langkah konservasi energi di internal perusahaan bahwa hingga tahun 2015, Astra  telah menanam 3.567.237 pohon, termasuk 55.000 pohon di Gunung Halimun, 55.000 pohon jati di hutan Wanagama, Yogyakarta. Sebanyak 5.000 pohon di antaranya merupakan hasil kerjasama dengan Green Radio dalam program adopsi pohon di Kampung Sarongge, Jawa Barat, dan 14.700 pohon dari kegiatan  Astra Green Lifestyle 2015.
Sedangkan, pada acara Astra Green Run 2016 yang diadakan di Bali dan Jakarta, Astra telah menanam lebih dari 7.000 pohon. Untuk pelestarian bakau (mangrove), Astra telah menanam 832.046 pohon mangrove. Tindakan lingkungan lainnya  adalah pengembangan Astra Forest, 11 hutan kota, 10 taman kota, 4 Eco-Edu River, dan 17 Bank Sampah yang bekerja sama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait serta turut membangun 5 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.
Melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan nilai plus bagi sebuah perusahaan. Tindakan ini merupakan cara terbaik untuk mendekatkan perusahaan dengan lingkungan sekitarnya. Menurut Suryo Bambang Sulistyo sebagai Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang Indonesia) tahun 2010-2015 menyatakan bahwa program CSR yang dikembangkan Astra mencakup spektrum yang luas dan berkelanjutan serta berdampak menciptakan kesejahteraan, keadilan, dan peradaban dalam masyarakat. CSR ini begitu nyata dirasakan oleh masyarakat dan memberikan pemahaman bahwa denyut nadi perusahaan juga harus bermanfaat bagi orang lain. Kita bisa melihat CSR perjalanan Astra Group berikut ini.


 
CSR Astra International (Sumber: Jiwa Creation)


Di internal perusahaan juga dikembangkan adanya komunitas yang bisa mendorong semangat, potensi dan daya kreatifitas karyawan. Komunitas yang ada di lingkungan Astra seperti Astra Runners Community (ARC). Perlu diketahui bahwa ARC adalah komunitas lari yang dibentuk pada 9 November 2013 yang terdiri dari karyawan Grup Astra dengan hobi sama, yakni lari. Bahkan komunitas yang menginjak usia ketiga mengadakan acara Charity Run yang dihadiri lebih dari 1.000 orang. Tema yang diangkat adalah  We Run, We Care, We Share di kantor pusat Bank Permata, WTC II, Sudirman pada tanggal 13 November 2016. Jadi bukan hanya hidup sehat, tetapi berbagi dengan masyarakat luas adalah fokus dari CSR tersebut.

***

Kontribusi Astra yang telah dilakukan selama ini telah memberikan inspirasi buat negeri bahwa kehidupan dan keberlanjutan perusahaan adalah perlunya berbagi dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Menginjak usianya yang 60 tahun pada tahun 2017 nanti, Astra telah menggenggam cerita indah. Kontribusi nyata di berbagai bidang yang telah dilakukan untuk negeri sebagai bukti bahwa Astra tetap memegang kuat Catur Dharma agar tetap bermanfaat bagi orang lain. Dan, semoga peruahaan lain mampu berbuat yang sama bahkan lebih baik seperti apa yang telah Astra lakukan.    


Referensi:
www.astra.co.id


https://anugerahpewartaastra.satu-indonesia.com/tentang-lomba/




Wednesday, November 23, 2016

Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai



Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai




 Pasukan TNI mengikuti napak tilas untuk merasakan perjuangan 
I Gusti Ngurah Rai tempo dulu (Sumber: dokumen pribadi)





“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya”.


Perjuangan rakyat Indonesia belum selesai hingga kini. Sekarang, perjuangan bukanlah melawan pendudukan penjajah. Tetapi, perlawanan rakyat justru berjuang melawan bangsanya sendiri, baik pemerintah maupun sesama masyarakat Indonesia.   Yang mengaharukan, di beberapa tempat, masyarakat Indonesia justru berjuang untuk mempertahankan keadilan atas kebijakan pemerintah daerahnya.
Kita memahami bahwa rakyat tidak berharap lebih. Mereka adalah  sosok pahlawan di daerah yang sedang berjuang demi perbaikan hidupnya. Ada yang berjuang karena dikejar Satpol PP karena mengganggu ketertiban umum, tanah atau rumahnya digusur oleh pemerintah. Juga ada masyarakat yang berjuang untuk mencegah terjadinya pendirian pabrik yang dapat mengakibatkan kerusakan alam atau pencemaran udara.
Dan, kadangkala perjuangan rakyat tersebut dilawan secara militer. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain merelakan apa yang menjadi alat untuk bertahan hidup hilang seketika. Bukankah, setiap orang mempunyai jiwa pahlawan? Mereka tidak mengharapkan imbalan apapun. Namun, yang mereka butuhkan adalah perlakukan yang adil di muka hukum.
Mereka hanya menuntut sesuatu yang merupakan haknya. Rentetan kejadian yang berhubungan dengan rakyat tersebut menjadi pertanda bahwa penegakkan Hak Azasi Manusia (HAM) masih lemah. Untuk memperkuat penegakkan HAM, di beberapa daerah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka Festival HAM 2016.  
Yang perlu dipahami adalah rakyat adalah golongan yang lemah. Tetapi, mereka selalu berjuang bak pahlawan demi hal yang sangat sederhana. Kita masih ingat bagaimana perjuangan seorang aktivis Munir dalam menegakkan Hak Azasi Manusia (HAM). Pejuang HAM yang gigih tersebut tersebut kini telah tiada. Namun, cerita kematiannya hingga kini masih misterius. Masyarakat memahami bahwa Munir adalah seorang pahlawan yang berjuang untuk menegakkan HAM masyarakat Indonesia.
Berbagai cara untuk mengenang perjuangan Munir dari tabur bunga di makam sampai demo di depan Istana Negara. Namun, cara terbaik yang dilakukan masyarakat Indonesia adalah melanjutkan cita-citanya agar penegakkan HAM bisa diterapkan dengan baik. Ya, Munir adalah pahlawan, pahlawan masyarakat Indonesia dalam bidang penegakkan HAM. Lantas, bagaimana dengan pahlawan nasional yang telah berjuang menegakkan HAM masyarakat Indonesia untuk meraih kemerdekaan? Bagaimana cara mengenang jasanya?

***

Penegakkan HAM merupakan bagian dari pengamalan Pancasila. Ketika era Orde Baru, ajakan masyarakat untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila tertuang dalam desain khusus yang bernama Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Dengan penguatan P4 di masyarakat, maka Pancasila sebagai dasar negara akan selalu terpatri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kini, di saat era Reformasi sudah bergulir hampir 17 tahun lamanya, setiap pemerintah daerah atau lokal punya cara tersendiri untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan masyarakat.  Salah satu pengamalan Pancasila yang dilaksanakan oleh daerah adalah peringatan napak tilas perjuangan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yang dilakukan secara rutin oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Bali bukan hanya dikenal sebagai tujuan wisata dunia. Tetapi, di luar itu Bali ternyata menyimpan sejarah perjuangan bangsa yang patut dibanggakan. Perjuangan seorang I Gusti Ngurah Rai yang melawan penjajahan Belanda secara “puputan” (habis-habisan) tanggal 20 Nopember 1946 di daerah Marga Tabanan yang dikenal dengan Puputan Margarana.
Perjuangan yang telah memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya ddan generasi bangsa saat ini untuk berjuang sekuat tenaga dalam menggapai cita-citanya. Penghargaan buat seorang militan tentara PETA dari Sunda Kecil yang lahir di Carangsari Petang Badung pada tanggal 30  Januari 1917 kini terukir indah dalam mata uang Rupiah pecahan lima puluh ribuan.      
Namun, yang membuat saya takjub tentang peringatan perjuangan I Gusti Ngurah Rai adalah pelaksanaan napak tilas yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali secara rutin. Sebuah tindakan yang merupakan pengamalan Pancasila terutama sila ketiga Persatuan Indonesia butir (3)  Cinta Tanah Air dan Bangsa. Masyarakat Bali begitu cinta tentang sosok perjuangan I Gusti Ngurah Rai. Seorang pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau keluarganya. 
Perjuangan I Gusti Nguah Rai yang tak kenal lelah demi kemerdekaan Indonesia kini menjadi pemantik masyarakat Bali untuk mengenang jasa-jasanya. Perjalanan panjang (long march) yang dilakukan oleh I Gusti Ngurah Rai  bersama pasukannya yang bernama Ciung Wanara bergerak dengan jalan kaki dari barat (Kabupaten Jembrana) ke Timur (Kabupaten Karangasem) untuk mengelabui pendudukan Belanda. 
Tindakan long march tersebut bertujuan agar Belanda bergerak ke arah timur dan memudahkan pemerintah NKRI memasok senjata dan logistik lainnya melalui pelabuhan di Jembrana. Namun, perjalanan panjang dengan jiwa ksatria diketahui oleh penjajah Belanda dan berakhir di Marga Tabanan dalam sebuah perang puputan. Kini, kawasan Puputan Margarana menjadi saksi bisu betapa hebatnya perjuangan anak bangsa melawan penjajahan Belanda tersebut.

***

Banyak cara yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk mengenang jasa para pahlawan. Untuk mengenang perjuangan I Gusti Ngurah Rai yang telah menegakkan HAM demi kemerdekaan rakyat Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali mengadakan napak tilas yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Kabupaten/kota yang ada di Bali menyambutnya dengan gegap gempita, salah satunya Kabupaten Badung. Jika, anda berkunjung ke Bali saat ini maka banyak rumah-rumah dan perkantoran yang mengibarkan bendera merah putih. Kondisi ini menunjukan betapa bangganya masyarakat Bali terhadap perjuangan I Gusti Ngurah Rai.     


Bendera yang terpasang di pintu masuk pusat pemerintahan 
Kabupaten Badung Bali (Sumber: dokumen pribadi)

Namun, napak tilas yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Bali bukanlah seperti long march yang dilakukan pejuang tempo dulu. Rute napak tilas dimulai dari pusat pemerintahan di Kota Denpasar dan berakhir hingga kawasan puputan Margarana di Marga Tabanan yang jaraknya kurang lebih 35 km. Sebuah jarak perjalanan  yang lumayan jauh untuk saat ini.  Namun, napak tilas tersebut berhasil merebut hati masyarakat Bali. 
Menurut www.akar-media.com menyatakan bahwa napak tilas merupakan kegiatan yang bertujuan mendidik generasi muda umumnya untuk mengingat, meneruskan dan mewariskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan, mengingat generasi muda tidak mengalami langsung perjuangan bangsa dalam merebut dan menegakkan kemerdekaan dan kedaulatan bangssa Indonesia. Setidaknya, generasi muda bisa merasakan apa yang dilakukan pahlawan ketika masa perjuangan. 


 Salah satu peserta napak tilas dari siswa SMA dengan 
membawa bambu runcing berkalungkan bendera 
merah putih (Sumber: dokumen pribadi)


Napak tilas memberikan pembelajaran kepada generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Mereka diharapkan untuk mencintai tanah air dan bangsa melalui sebuah penghormatan atas jassa-jasa pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Dengan napak tilas diharapkan generasi muda dapat dan mampu meningkatkan penghayatan terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
Bukan hanya itu, generasi muda juga diharapkan dapat meningkatkan semangat patriotisme, kecintaan terhadap bangsa dan tanah air Indonesia. Lanjut, dengan napak tilas, maka generasi muda dilatih untuk mempunyai sikap disiplin dan mandiri, pantang menyerah, akan selalu membara di hati  sanubari penerus bangsa. Betapa hebatnya dampak napak tilas jika diresapi dan dihayati dengan baik.


 Yel-yel kepahlawanan terus dikumndangkan sepanjang napak tilas 
(Sumber: dokumen pribadi)


Acara napak tilas melibatkan militer (TNI) dan para siswa SMP-SMA yang mewakili sekolahnya. Setiap siswa yang ikut napak tilas akan berdandan ala pejuang tempo dulu baik siswa laki-laki maupun perempuan. Berbagai yel-yel atau lagu perjuangan selalu dikumandangkan sepanjang perjalanan napak tilas. Saya memahami betul para siswa membutuhkan tenaga ekstra untuk tampil prima di depan masyarakat.
Yang membuat saya terharu adalah kehadiran anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang lokasi dekat dengan jalan raya akan berbaris rapi di pinggir jalan sambil mengibarkan bendera merah putih. Betapa dalam mereka mencintai pahlawannya. Jujur, saya belum pernah mengalami kondisi seperti ini di mana pahlawan begitu dielu-elukan di daerah lain.  
Saya jadi teringat ketika anak-anak SD tersebut menyambut sang Presiden RI datang berkunjung. Kondisi ini justru lebih dahsyat dari acara penyambutan Presiden. Sepanjang jalan yang akan dilintasi oleh peserta napak tilas melibatkan semua elemen masyarakat, baik TNI-Polri maupun pecalang (pengaman banjar di Bali) demi pengamanan.  




Tidak ketinggalan peserta wanita mengikuti acara napak tilas 
(Sumber: dokumen pribadi)


Acara napak tilas memberikan ruang kepada generasi muda agar benar-benar memahami perjuangan para pahlawannya. I Gusti Ngurah Rai adalah salah satu pahlawan yang sangat dicintai oleh masayarakat Bali. Meskipun, masih banyak pahlawan lainnya yang sangat berjasa bagi bangsa dan negara. Namun, perjuangan heroik sang pahlawan telah memberikan pembelajaran bahwa bangsa yang besar merupakan bangsa yang selalu mengenang jasa pahlawannya. Kita bisa melihat video napak tilas yang diadakan oleh Kabupaten Badung Bali berikut ini.


Badung Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai 
(Sumber: BaliTV)

Dan, kini Pemerintah Provinsi Bali secara rutin mengenang perjuangan I Gusti Ngurah Rai sebagai implementasi dari pengamalan Pancasila. Semoga, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali bisa ditiru oleh pemerintah daerah lainnya di Indonesia. Karena, nilai-nilai perjuangan pahlawan harus tetap terpatri di hati generasi muda masa kini. Merakalah yang akan melanjutkan tongkat estfet kepemimpinan bangsa  di masa depan. 

Sunday, November 20, 2016

Hotel Zia Seminyak Bali



Ini Lho Keunggulan Hotel Zia
Seminyak Bali




Hotel Zia Seminyak Bali tampak dari depan



Bisnis hospitality di Bali memang selalu menggiurkan. Khususnya hotel, penawaran yang menarik dan merangsang pengunjung adalah fokus utama bisnis. Apalagi,persaingan bisnis hotel di Bali kian ketat. Kondisi ini memantik setiap hotel untuk memberikan fasilitas unggulan yang mampu mendongkrak angka kunjungan.
Salah satu hotel yang ikut menyemarakkan persaingan bisnis hotel di Bali adalah Hotel Zia Seminyak Bali. Sebagai informasi bahwa Hotel Zia Seminyak Bali merupakan hotel bintang tiga plus yang terletak di kawasan strategis wisatawan yaitu di jalan Petitenget No. 8 Seminyak Badung Bali. Letaknya pun dekat dengan pantai yang bisa ditempuh kurang lebih 10 menit dengan bersepeda.  

Tingkat Kunjungan
Hotel Zia Seminyak Bali merupakan hotel yang masuk dalam management MPHG (Milestone Pasific Hotel Group). Sebuah hotel yang berkarakter internasional. Menurut General Manager hotel Bapak Wayan Narta menyatakan bahwa Okupansi alias tingkat kunjungan hotel untuk semua season (musim) kurang lebih 47 persen. Sedangkan, pada bulan Agustus atau musim liburan, okupansi hotel bisa mencapai 70 persen. Sebuah peningkatan kunjungan yang baik untuk kategori hotel yang baru beroperasi di Bali.
Kalau berbicara tarif kamar yang ditawarkan sangatlah menggiurkan. Di mana, tarif kamar di mulai dari 600 ribuan. Bahkan, jika long weekend akan diberikan harga khusus. Untuk melihat kondisi kamar yang ditawarkan hotel, kita bisa lihat dalam tayangan video berikut.


Kamar Hotel Zia Seminyak Bali 
(Sumber:  Pasti Ningsih)

Tamu-tamu yang menginap di Hotel Zia Seminyak Bali secara keseluruhan masih didominasi oleh tamu domestik. Selanjutnya, untuk tamu mancanegara yang datang untuk menginap secara berturut-turut adalah tamu dari Australia, Belanda, Inggris, negara-negara Eropa Timur, negara-negara kecil di kawasan Asia Pasifik.
Letak hotel yang strategis menjadi pemicu kunjungan tamu. Adapun, tempat-tempat menyenangkan yang dekat dengan Hotel Zia Seminyak Bali, di antaranya:
1.   2 km ke Pantai Seminyak
2.   2 km ke Potato Head Beach Club
3.   7 km ke Pantai Kuta
4.   8 km ke Discovery Shopping Mall
5.   8 km ke Bali Galeria Duty Free Shop
6.   11 km ke Bandara Internasional Ngurah Rai
7.   15 km ke Pura Tanah Lot.

Bukan hanya lokasi hotel yang strategis, tetapi hotel yang didesain untuk kenyamanan dengan kamar yang dilengkapi dengan TV, internet akses Wifi dan AC membuat tamu menjadi betah. Apalagi, dengan menginap di Hotel Zia Seminyak Bali, pengunjung tidak perlu khawatir karena akan mengalami kepuasan fasilitas, di antaranya: Jacuzzi di Roof Top, Kolam renang, Kotak Deposit Keamanan dan Lobby Lounge yang dekat dengan bar.

Papan penunjuk hotel hotel ketika malam hari

Sebagai hotel berbintang tiga plus, maka fasilitas yang ada di hotel benar-benar komplit. Fasilitas secara keseluruhan yang ada di Hotel Zia Seminyak Bali adalah:
1.   90 kamar;
2.   6 lantai;
3.   Ruang pertemuan;
4.   Resepsionis dan Lobby Lounge;
5.   Restoran dan Bar;
6.   Pojok Internet;
7.   Kolam renang;
8.   Wedding Venue di Roof Top;
9.   Sundeck dengan Jacuzzi di Roof Top;
10.                Bar di Roof Top;
11.                Tempat Parkir yang aman; dan
12.                Tersedianya pemadam kebakaran.

Jika tamu memasuki area lobi hotel, maka hotel telah melengkapinya dengan Resepsionis, Lobby Lounge, Restoran dan Bar serta panggung khusus musik yang diisi oleh penampilan Tasmania Band. Penampilan band musik tersebut diadakan setiap Hari Kamis dari pukul 07.00 hingga 10.00 malam. Genre musik yang ditawarkan pun siap menggebrak adrenalin pengunjung.   



Ruang lobi hotel dan panggung musik setiap hari Kamis


Roof Top dengan Ruang Pandang Menarik
Setiap hotel selalu menawarkan fasilitas menarik bagi tamunya. Sama halnya dengan Hotel Zia Seminyak Bali. Fasilitas yang menarik bagi tamu adalah di lantai paling atas atau Roof Top. Di lantai paling atas ini telah tersedia Ruang Pertemuan Serbaguna atau Multifunction Room, Jacuzzi dan bar dengan pemandangan alam yang mempesona.  


 Ruang serba guna hotel di Roof Top

Bar yang ada di lantai paling atas terebut siap melayani tamunya dengan baik. Desain bar yang masih tergolong klasik dapat dilihat dari bentuk kursi yang tersedia. Yang menarik justru cetakan timbul dari gambar jangkar kapal yang terpasang di dinding bar dekat berbagai jenis minuman. Gambar jangkar tersebut selaras dengan bentuk tempat duduk yang berbentuk jenis tabung penyimpan wine masa lalu.  Pantas saja, jika bar tersebut dinamakan Sky Pirate Bar alias Bar Bajak Laut yang beratapkan langit. Bahkan, tamu mancanegara memanfaatkan paket bar yaitu: Beer Bucket dengan 4 Small Bintang dan gratis 1 Bowl of French Fries yang berharga 100 ribu rupiah. 


 Bar minimalis dengan desain klasik

Adapun, nilai jual atau Selling Point hotel menurut General Manager (GM)  Wayan Narta adalah: Roof Top dan Multyfunction Room.  Bahkan, di Roof Top ini bisa digunakan untuk berbagai acara seperti Wedding Party (pesta pernikahan). Daya tampungnya mencakup 80 orang untuk standing party dan Banquet untuk 50 orang. Sebagai catatan bahwa hotel juga menyediakan kapel yang bisa diatur secara knockdown.



Roof Top, nilai jual hotel bagi para tamu

Ketika tamu berada di Roof Top, maka berbagai pemandangan bisa dinikmati jika cuaca dalam kondisi baik. Pemandangan di Roof Top yang bisa menjadi nilai lebih hotel adalah 1) Sunrise (matahari terbit); 2) Sunset (matahari terbenam); 3) Penampakan Gunung Agung; 4) landscape pulau Nusa Penida; dan 5) penampakan Gunung Batukaru. Wow, komplit banget!



Pemandangan Sunset di Roof Top

Namun, fasilitas lain yang paling menarik di Roof Top adalah tersedianya fasilitas Jacuzzi bagi para tamu. Tersedia 2 Jacuzzi yang letaknya hampir berdekatan. Pancaran air Jacuzzi yang bisa disetel secara otomatis membuat tamu betah di dalamnya. Dan, inilah sensasi yang bisa membuat tamu untuk mencicipinya kembali.

 Jacuzzi, pancaran airnya bisa disetel secara otomatis

 


Bule sedang menikmati sensasi Jacuzzi


Taman Vertikal
Fasilitas lain yang menarik bagi saya adalah hotel benar-benar didesain menjadi green hotel. Jika kita memasuki area lobi hotel lebih dalam setelah melewati restoran dan bar, maka kita akan menemukan kolam renang hotel yang didesain lebih hijau dari biasanya. Pihak manajemen hotel menyadari bahwa lingkungan hijau adalah segalanya.
Oleh sebab itu, dinding yang membatasi kolam renang tersebut dilengkapi dengan fasilitas taman vertikal (vertical garden). Bahkan, beberapa tiang penyangga hotel yang teletak berbatasan dengan kolam renang juga dilengkapi dengan tumbuhan merambat. Ini menunjukan bahwa manajemen hotel memahami tentang pentingnya hijau dalam bisnis perhotelan.  

 Kolam renang dengan air jernihnya di malam hari

Taman vertikal yang terletak di dinding pembatas kolam renang terdiri dari berbagai jenis tanaman bunga dalam sebuah pot bunga yang diatur sedemikian rupa. Pemandangan hijau ini menarik bagi pengunjung. Seakan-akan mereka sedang berenang dalam suasana alami. Bukan hanya itu, kondisi segar kian kuat karena banyaknya tanaman yang ada di sekitar kolam renang.

 Taman vertical di samping kolam renang menjadi 
suasana lebih alami

Pemandangan hijau bukan hanya di dinding pembatas dan tiang yang berbatasan dengan kolam saja. Namun, suasana hijau juga terdapat di setiap dinding di ujung lantai. Tanaman yang tumbuh merambat semakin memperkuat pihak manajemen hotel menginginkan hotelnya menjadi Green Hotel. Menurut saya, kondisi hijau ini akan mengurangi efek rumah kaca dan pencemaran atau polusi yang timbul di sekitar hotel. Bukan hanya kenyamanan tamu tetapi efek sehat yang timbul juga diutamakan. 



Tumbuhan merambat yang ada di setiap ujung lantai 
hotel membuat hotel lebih hijau

Manajemen hotel juga telah mempersiapkan tim pemadam kebakaran untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak memungkinkan. Keberadaan tim pemadam kebakaran ini membuat suasana hotel lebih aman bagi para tamu. Kondisi ini menunjukan bahwa manajemen hotel telah mempersiapkan tim terlatih untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hotel dan hal-hal yang membuat ketidaknyamanan tamu.  

 Jadwal tim pemadam kebakaran yang terletak 
di lantai basement (samping tempat parkir)

Untuk mendapatkan informasi lebih, silahkan kunjungi Hotel Zia Seminyak Bali melalui website:  Website: www.ziabaliseminyak.com atau berinteraksi dengan akun media sosial (media sosial) di:
FB                        : zia seminyak
Twitter                  : zia seminyak
Instagram             : zia seminyak

 Saya bersama General Manager (GM) Hotel Zia 
Seminyak Bali, Bapak Wayan Narta


NB. Semua ilustrasi merupakan dokumen pribadi