Wednesday, May 28, 2014

INGGRIS, BERIKAN AKU KESEMPATAN MENJEMPUTMU (Berawal dari Sebuah Mimpi)



INGGRIS, BERIKAN AKU KESEMPATAN MENJEMPUTMU

(Berawal dari Sebuah Mimpi)

Oleh Casmudi





       “Perlombaan meraih golden ticket berbentuk bendera untuk mendapatkan tiket ke Inggris dimulai. Lomba tersebut diadakan di sebuah tanah lapang. Yang di sampingnya menjulang sebuah bukit terjal dengan kemiringan 45 derajat, tandus,  tanpa tumbuhan sama sekali dan penuh dengan tanjakan dan turunan. Ribuan peserta berjejal. Sesuai peraturan lomba, bahwa semua peserta dilarang membawa perbekalan sama sekali. Padahal, untuk waktu normal dan seorang pendaki professional, untuk mencapai puncak bukit diperlukan waktu sekitar 3 jam. “Mari kita hitung mundur, lomba segera dimulai” kata pemberi aba-aba dengan tampang berkumis tebal yang ternyata bernama Amigo. Tigaaa …. Duaaaaa …… Satuuuuu …..   Goooooo….   Ribuan peserta berlarian sekencang-kencangnya. Akupun tak ketinggalan menapaki bukit terjal setinggi 300 m di atas permukaan laut dan jarak tempuh sepanjang 2 km. Kupandang 7 buah golden ticket berbentuk bendera berkibar di puncak bukit. Kulihat orang-orang disampingku berebut untuk mendapatkan bendera itu. Saling sikut dan saling tendang, tak peduli teman atau pun saudara. Aku pun tak mau ketinggalan. Kukerahkan tenaga semaksimal mungkin untuk mendapatkan bendera itu.“Eh … elu gak pantas dapatin tuh bendera.  Turun aja sana!” kata sang pemuda berbadan kekar sambil menjambak bajuku dan menarikku ke bawah. Aku terpental dan berguling beberapa meter  ke bawah. “Gila tuh orang! Emangnya dia aja yang mampu meraih bendera golden ticket tersebut” pikirku. Memang, kurasakan tenagaku hampir habis menapaki bukit tersebut. Kulihat 7 orang sudah melewati dan berada di atasku. Mereka bahu-membahu untuk mendapatkan bendera tersebut. Aku merasa kelelahan, kehausan dan hampir putus asa, karena jatah 7 bendera golden ticket tak mungkin kuraih. 20 meter lagi mereka akan mengapainya. Aku terus berdo’a dan mengeluarkan tenaganya semaksimal mungkin. Tak disangka mendekati puncak bukit aku menemukan lubang tanah sedalam 10 cm yang berisi air bening. Tanpa pikir panjang, kuambil air tersebut dengan kedua tanganku dan kuminum sepuas-puasnya. Perasaan segerpun timbul kembali. Aku bangkitkan tenagaku. Aku kejar 7 orang yang ada di depankuku. Kuserobot mereka. Sepertinya ada tenaga ganda yang membantuku dan melewati mereka 1 meter menjelang 7 golden ticket ditancapkan. Ada suara-suara yang membantuku. “Casmudi, kamu pasti bisa.  Ayo, raih golden ticketnya cepat, cepat!”. Tanpa disengaja, aku meneriakkan “Englanddddd ….. I’m coming!”. Kuambil salah satu golden ticket yang bentuknya paling besar bergambar  Istana Buckingham dan Big Ben. “Aku bisaaaaaa!”. Ku pandangi seluruh peserta dan khususnya 7 peserta yang telah membuatku putus asa. Saking senangnya. Aku pun pingsan”

           “Pa, bangun pa. Sudah siang. Sholat Subuh dulu!”
Yaelah … ternyata cuma mimpi” kupandangi istriku dengan mata sayu dan agak marah, karena telah mengganggu tidurku yang telah dipenuhi dengan mimpi yang indah. Namun, dengan perasaan gontai karena masih mengantuk, aku bergegas untuk sholat Shubuh menghadap Allah SWT dan meminta keridhoan-Nya agar mimpiku bisa menjadi kenyataan.

          Mimpi? Ya … mimpi pergi ke Ingggris, masa sih hanya dengan membawa golden ticket? Sekali lagi, pergi ke Inggris? Nggak mungkin! (masih nggak percaya nih!)
Sebab, kalau cuma bermimpi setiap orang pasti mampu melakukannya, termasuk diriku. Tetapi untuk mempraktekannya alias mewujudkannya,  apakah mungkin?

          Namun, dengan mimpi tersebut, Mister Potato Indonesia akan mewujudkannya membawa kita pergi ke Inggris selama 7 hari dengan mengunjungi 7 ikon Inggris dan mengunjungi 7stadion sepakbola legendaris di Inggris.

           Ya, aku pun berharap dengan mimpi bisa menjadi kenyataan. Siapa sih yang nggak ngiler pergi ke Inggris. Apalagi  gratis.  Bagiku, akan jawab dengan tegas  ….. tidakkkkk …..  mauuuuu….. nolakkkkk…..

          Inggris, negara maju yang menjadi tujuan wisatawan di dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Perekonomian yang termasuk kategori tinggi di dunia, seperti di London telah memberikan pesonanya kepada setiap orang. Kemajuan Inggris memang dimulai sejak revolusi industri bermula. Dampak dari negeri Kang Mas Pangeran Charles inilah yang menyebabkan ekspansi ke negara-negara lain, seperti Indonesia yang kita cintai ini.  Kemajuan Inggris pun berkembang pesat.

          Sebenarnya apa sih yang menarik dari Inggris?  Berbicara tentang Inggris, kita akan selalu teringat tentang ikon Pangeran Charles, Ratu Elizabeth, Mendiang Lady Diana, Istana Kerajaan Buckingham, Wensmister Abbey, Big Ben (The Clock Tower) alias Elizabeth Tower dan lain-lain. Apalagi dunia pendidikan, Inggris menjadi jujukan para pelajar di dunia. Ada universitas ternama, Oxford University dan universitas-universitas lainnya yang memberikan beasiswa kepada seluruh pelajar di dunia, termasuk pelajar dari Indonesia.Yang jelas, semuanya memberi keunikan yang patut untuk dikunjungi sebagai referensi untuk membangun di negeri kita, Indonesia.

          Apalagi kalau  bisa menyaksikan pergantian penjaga/pengawal istana kerajaan Inggris yang super duper sok cool & calm. Bisa berfoto bersamanya memberikan pengalaman berharga. Inggris juga terkenal dengan ikon musiknya, dengan munculnya grup musikThe Beattles yang digawangi oleh John Lennon. Yang lebih menarik adalah Inggris yang bagian dari Eropa menjadi kiblatnya sepakbola di dunia. Klub-klub elite Inggris banyak digilai oleh fans dari berbagai negara. Klub-klub macam Manchester United (The red devil), Manchester City, Chelsea (The Blues), Liverpool, Totenhams Hotspur,  West Ham United, dan lain-lain. Semuanya adalah klub-klub elit legendaris daratan Inggris. Ditambah dengan markasnya atau stadion sepakbolanya yang tergolong elit alias mewah membuat para fans di seluruh dunia tergila-gila untuk mengunjunginya secara langsung. Apalagi, jika mempunyai jersey resmi yang ditandatanganinya langsung oleh punggawa kesebelasan tersebut membuat kita nggak bisa tidur seharian. Habis banyak nyamuknya sih!

           Mimpi untuk mengunjungi 7 stadion mewah milik klub elite Inggris  sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Kan …. Ada Amigo. Biarin dia suruh ngedaftarin aku ke Mister Potato Indonesia sebagai salah satu dari 7 orang yang pergi ke #InggrisGratis.  Asyik …asyik ….asyik…. 

          Tak tahan rasanya untuk mengunjungi Etihad Stadium yang berkapasitas 45.500 orang yang diduduki oleh Manchester City FC sejak tahun 2003. Pengin juga mengunjungi Stamford Bridge Stadium milik Chelsea FC yang telah dilengkapi beberapa bangunan baru seperti: restoran, apartment, #Chelsea Megastore dan Chelsea Museum (lengkap program, jersey, mantel Mourinho, dll.). Tak lupa juga pengin datang menyambangi Anfield Stadium miliknya Liverpool FC yang telah dilengkapi dengan Stadium Tour dan  Museum (Hall of Fames, jersey para legend, trofi, dan lainnya). Dan … masih banyak lagi stadion klub elit Inggris yang ingin aku kunjungi.



       Semoga mimpiku menjadi kenyataan. Membayangkan yang indah-indah sedang berada di Istana  Buckingham.  Pas mau masuk pintu gerbang diterima dengan jejeran prajurit kerajaan. Pangeran Charles menyambutku dengan senyum sumringah. Istana yang benar-benar indah. Bertaburan lampu keramik, tata lampu yang sungguh menawan lengkap dengan berbagai perabotan  bergayaart deco. Wah … aku nggak bakalan mampu membuatnya. Habisnya nggak ada modal. “Monggo mas Casmudi, monggo mlebet.kulo aturi pinarak ingkang sekeco. Anggep mawon griyo piyambak”. (Artinya kurang lebih … Silahkan Mas Casmudi, Silahkan masuk.Saya menghaturkan banyak terima kasih telah datang ke tempatku.Anggap saja rumah sendiri). Pantesan …. Habis makan suruh nyuci sendiri. Maklum, Pangeran Charlesnya pernah tinggal di Jawa Tengah setahun, jadi fasih bahasa Jawa. Maaf … sekedar guyon Kang Mas Pangeran Charles. Peace, salaman.

           Membayangkan juga masuk Old Traford Stadium di kota Manchester. Stadion yang luas, kursi penonton dari berbagai kelas yang elegan, ruang ganti pemain dan system urinoir yang mewah (jadi pengin mandi),  dan yang fantastis adalah rumput lapangan yang bernuansa hijau yang selalu tumbuh subur dan benar-benar diurus. Banyak orang bilang, “rumput tetangga lebih hijau dari rumput rumah kita”. Tetapi, kita juga perlu ingat bahwa rumput tetangga dikelola dengan manajemen yang baik sesuai SOP (Standar Operational Procedure). Bagaimana dengan rumput di negeri kita? Ah … sudahlah. Itu urusan orang-orang besar, aku hanyalah rakyat biasa yang cuma bisa bermimpi.

          Aku hanya sedang membayangkan masuk  Old Traford Stadium  yang indah ini. Diterima oleh salah satu punggawa Manchester United FC, Wayne Ronney.”Casmudi, piye kabare?Uenak stadion nduweku toh. Awakmu tak SMS awit wingi ra mbales-mbales. Ra duwe pulsa tah. Tapi wis, ra popo. Sing penting awakmu wis tekan kene. Yen awakmu luweh, ngomong ae karo Kang Mas Rio Ferdinand. Arep mangan opo ae ono. Ojo njaluk bojo wong Inggris yo. Monggo muter-muter stadion. Ojo lali difoto nggo oleh-oleh pas balik nang Indonesia mergo stadion iki uapik tenan”. (Kalau diterjemahkan kira-kira begini …. Casmudi, gimana kabarnya? Lebih enak stadion milikku kan?Kamu, aku SMS kok nggak dibalas-balas. Nggak punya pulsa ya?. Ya udah. Yang penting, kamu sudah nyampe sini. Kalau kamu lapar, ngomong saja sama Mas Rio Ferdinand. Mau makan apa saja ada. Jangan minta istri orang Inggris ya. Silahkan berkeliling stadion. Jangan lupa difoto buat oleh-oleh nanti di Indonesia, karena stadion ini bagus banget). Kok Kang Mas Wayne Rooney bisa ngomong bahasa  Jawa ya? Oh … pantesan Kang Mas Wayne Rooney pernah tinggal di Ngawi, Jawa Timur 1 tahun. Sorry … bercanda.  



           Membayangkan sesuatu yang indah memang enak rasanya, apalagi pergi ke #InggrisGratis sambil ngemil @MisterPotato_ID  dan #SmaxVille yang renyah dan gurih serta maknyus. Aku jadi teringat pesan Mister Potato yang selalu memberi wejangan terhadapku, “Jangan pernah berhenti bermimpi … karena tak ada yang mustahil … selama mau berjuang untuk meraihnya”. Hebat tenan@Mister Potato_ID yah.


 
          Semoga mimpiku ini bukan hanya mimpi di siang bolong, tetapi mimpi yang akanmenjadi kenyataan dan Mister Potato Indonesia mampu mewujudkannya. Saya juga mendo’akan, semoga Mister Potato Indonesia tambah maju dan tetap jaya. Jangan lupa kunjungi www.mister-potato.com dan follow @MisterPotato_ID serta me-like fanpage Mister Potato Indonesia.  Amigos!

Denpasar, 30 Mei 2014


*) Diikutsertakan dalam Lomba Blog Mister Potato.